Nama. : Nur Hayati
Gelombang: 20
Resume. : 5
Tema. : Mengenal Penerbit Indie
Pertemuan : ke 5
"Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman diantaramu.Dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan"
Pada dasarnya Allah menempatkan pada posisi istimewa orang -orang yang beriman,berilmu dan mau mengamalkannya.
Pada Pertemuan ke-5 ini ,Pelatihan Belajar Menulis bersama Om Jay dan PGRI mengambil tema "Mengenal Penerbit Indie". Yang disampaikan oleh Narasumber Bapak Mukminin,S.Pd.M.Pd. dengan Moderator Mr Bams.
Seperti biasa sebelum acara dimulai maka Moderator memperkenalkan CV Narasumber :
- Man Jadda Wajada
-Jadikan Bermanfaat bagi orang lain
-Tidak ada kata terlambat untuk menulis,tulislah apa yang anda suka,anda lihat,anda baca dan anda dengar. Anda rasakan untuk berbagi pada orang lain.
dan masih banyak lagi yang lain. Dan Cak Inin mulai menulis pada usia 55th.
Sekarang karyanya sudah lebih dari 50.
Karya-karyanya antara lain:
Cak Inin adalah alumni Pelatihan menulis gelombang 8,dan sekarang memiliki sebuah penerbitan di Lamongan.
Menurut beliau,pada zaman melinial ini semua org bisa menulis dan menerbitkan buku. Menulis dan menerbitkan buku itu mudah, tidak serumit yg kita bayangkan. Apalagi sbg seorang guru pasti bisa menulis, baik fiksi maupun karya ilmiah.
Tetapi apakah betul bahwa menulis itu mudah? Menerbitkan buku itu mudah?
Bagi kita para pemula pasti jawabannya adalah 'tidak'😀.
Untuk bisa terlatih menulis tentunya butuh ketekunan ,ketelatenan,perjuangan dan konsistensi.Selain itu, perlu juga tekad dan motivasi tinggi agar tidak goyah saat menjalani proses menulis.
Berbicara Motivasi Cak Inin menyampaikan beberapa kata Mutiara:
1."Semua orang akan mati kecuali karyanya, maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak". - Ali bin Abi Tholib
2. "Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis". - Imam Al-Ghazali
Dari kedua kata mutiara tersebut memacu kita untuk menulis dan menjadi penulis.
Pada pertemuan sebelumnya, kita juga pernah belajar tentang penulis pemula menerbitkan buku. Penulis dan Buku adalah satu kesatuan .
Tahapan Cara Menulis dan Menerbitkan Buku yang Tepat menurut Cak Inin :
Ada 5 tahapan yg harus dilalui:
1. Prawriting
a.Penulis mencari ide apa yang akan ditulis dg peka terhadap sekitar
( Pay attention).
b. Penulis hrs kreatif terhadao fenomena yg terjadi di sekitar untuk dijadikan tulisan.
c. Harus banyak membaca buku.
2. Drafting
Dimulai dari apa yang disukai ( pasion). Boleh menulis artikel, cerpen, puisi, novel dan sebagainya dg penuh
kreatif merangkai kata, menggunakan majas, dan berekspresi untuk menarik pembaca.
3. Revisi
Setelah naskah selesai maka kita lakukan revisi naskah.
4. Editting/ Swasunting
Penulis melakukan pengeditan. Hanya memperbaiki berbagai kesalahantanda
baca, kesalahan pada kalimat.Penulis dituntut untuk memiliki kemampuan
bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai EBBI.
5. Publikasi / penerbitan buku.
Poin kelima inilah yang dibahas dalam materi kali ini.Pertanyaannya apakah Anda sudah mempunyai pandangan penerbit yg akan menerbitkan buku Anda? Untuk penerbit Mayor,tentunya kita harus antri.Dan belum tentu naskah kita diterima. Tentu jawabnya adalah penerbit Independen ( penerbit Indie) yang bisa memfasilitasi para penulis pemula. Di dalam grup Belajar Menulis Bersama PGRI ini ada 4 penerbit indie:
✓ Oase
✓ Gemala
✓ YPTD dan
✓ Kamlia Press Lamongan.
Tapi sebelumnya perlu kita ketahui tentang Penerbit itu sendiri.
Penerbit buku ada 2 macam,yaitu penerbit Mayor dan penerbit Indhie. Apa perbedaanya?
1. Jumlah Cetakan di penerbit mayor.
✅ Penerbit mayor mencetak bukunya secara masal. Biasanya cetakan pertama sekitar 3000 eksemplar atau minimal 1000 eksemplar untuk dijual di toko-toko buku.
✅Penerbit indie : hanya mencetak buku apabila ada yang memesan atau cetak berkala yang dikenal dengan POD ( Print on Demand) pola distribusinya melalui media online Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, WA grup dll.
2. Pemilihan Naskah yang Diterbitkan
✅Penerbit mayor :
- Harus melalui beberapa tahapan .
- Mereka ekstra hati-hati dan tidak beresiko dalam memilih naskah
yang akan mereka terbitkan.
- Mengikuti selera pasar, dan tingginya tingkat penolakan.
✅Penerbit indie :
- Tidak menolak naskah. Selama naskah tersebut sebuah karya yang layak diterbitkan; tidak melanggar undang-undang hak cipta karya sendiri, tidak plagiat, serta tidak menyinggung unsur SARA dan pornografi.
3. Profesionalitas
✅Penerbit mayor :
- Profesional dengan banyaknya dukungan SDM di perusahaan
besar mereka.
✅Penerbit indie
Profesional, tapi sering disalah artikan. Banyak sekali anggapan menerbitkan buku di penerbit indie asal-asalan, asal cetak-jadi-jual. Sebagai penulis, harus jeli memilih penerbit.Mutu dan manajemen pemasaran buku bisa menjadi ukuran penilaian awal sebuah penerbitan.
4. Waktu Penerbitan
✅Penerbit mayor :
- Antri dan butuh waktu lama.Bisa bulan bisa tahun.
✅Penerbit indie :
-Proses Cepat
5. Royalti
✅Penerbit mayor :
Kebanyakan penerbit mayor mematok royalti penulis maksimal 10% dari total penjualan. Biasanya dikirim kepada penulis setelah mencapai angka tertentu atau setelah 3-6 bulan penjualan buku.
✅Penerbit indie :
umumnya 15-20% dari harga buku. Dipasarkan dan dijual penulis lewat fb, Instagram, wa grup, Twitter, status, dll
6. Biaya penerbitan
✅Penerbit mayor :
- Biaya penerbitan gratis.
-Itulah sebabnya mereka tidak bisa langsung menerbitkan buku .
✅Penerbit indie :
- Berbayar sesuai aturan penerbit.
Demikian materi terkait dengan seluk beluk penerbitan yang disampaikan oleh Cak Inin. Cak Inin juga memaparkan tentang penerbit Indie yang dimilikinya di Lamongan yang diberi nama Kamila Press.
Dan diakhir materi seperti biasa Moderator membuka sesi tanya jawab. Animo penanya malam ini luar biasa. Saya tidak bisa menyampaikan satu persatu pertanyaan tersebut , tetapi bisa dirangkum sebagai berikut :
1. Syarat naskah yang baik untuk bisa diterbitkan.
2.Tata tulis,kosa kata yang baik untuk naskah.
3. Proses Edit di Penerbitan Indie
4.Untuk Fiksi /Antologi Puisi perlukah adanya daftar pustaka.
5.Bagaimana dengan naskah berbahasa Inggris ,apakah diperlukan proses revisi oleh yang profesional sebelum dipublish?
Dan masih banyak pertanyaan yang hampir serupa dengan poin - poin di atas.
Dan Cak Inin menjelaskan dengan alur seperti materi yang sudah disampaikan di atas.
Demikian resume kelima yang bisa saya sajikan,semoga membawa manfaat bagi teman-teman terkhusus saya pribadi.
Kesimpulan materi malam ini adalah "Ada titik terang dan harapan bagi kita semua penulis pemula,untuk menerbitkan buku dengan adanya Penerbit Indie. Imposible is Nothink. Man jada wajadda ,jika kita mau pasti disitu ada jalan. Seperti Opening dari Cak Inin tadi, Menulis itu mudah dan menerbitkan buku juga mudah...Jika kita Istiqomah untuk tetap menulis dan selalu menulis apa yang kita suka,kita dengar,kita baca dan kita rasakan"
Sleman,21 Juli 2021
Keren pakai simbol gambar sebagai penunjuk point nya..
BalasHapusTq Ms Phia...🥰
HapusBagus, Bu, pake tanda ceklis untuk poin2nya. 😎
BalasHapusMkasiih Bund😘🙏
HapusBagus , pas..persis reportase berita. Mantul bun ...
BalasHapusHehe...mkaciih Bund,edisi belajar bersama hehe
HapusLengkap dan bagus
BalasHapusMakasih pak...lum pinter mengurai kata spt pak Dail👍
HapusBagus Bu 👍
BalasHapusmkaciih mbak Winda,sukses selalu👍👍
HapusTinggal naskahnya diselesaikan ya bu... PR banget ini.. Semangat bersama ya buu...
BalasHapushehe...yess betul sekali Bund,hayyyuukk semangat bersama💪💪
HapusBagus banget Bu....👍
BalasHapusBelajar dari ibu...😊,terimakasih...😘🙏
HapusBagus bun 👍👍🙏🤩
BalasHapusMaturnwn Bunda😘🙏
Hapus👏👏 Rapi, lengkap, cepat
BalasHapusmkaciih Bunda🥰🙏
Hapus