"Semua orang punya kesibukan , dan karena kesibukan itulah orang mampu menulis".
Begitu Azan berkumandang bersamaan dengan flyer beredar....uuuu mantabzz. Tak terasa udah malam ke 25 .
Malam ini begitu luar biasa, judulnya begitu menggoda...karena sangat dekat dengan kita semua. Dua guru besar sebagai komando , Om Jay sebagai moderator dan bapak Much Khoiri Dosen dan penulis buku dari Universitas Negeri Surabaya. Selain moderator dan narsum yang istimewa , malam ini juga lain dari biasanya , karena malam ini disampaikan melalui Zoom meeting sehingga lebih komunikatif dan interaktif.
Om Jay pun menyerahkan waktu sepenuhnya kepada Narasumber. Bapak Much Khoiri selain dosen dan penulis buku, beliau juga seorang trainer, editor dan penggerak literasi. Note yang disampaikan oleh beliau di pembuka materi adalah " Penulis sejati akan mencurahkan daya dan pikirannya untuk menghasilkan tulisan , andaikata tidak sedang menulis ia memikirkan tentang apa yang hendak ditulis. Ada waktu istimewa yang dipilihnya, yang paling nyaman untuk larut dalam menulis. Ia tidak membiarkan satu haripun tanpa menulis. Menulis sama wajibnya dengan membaca". Hal ini menegaskan bahwa betapa pentingnya menulis meski dalam kondisi sesibuk apapun. Seperti digambarkan oleh Narasumber, manajemen waktu yang bisa dilakukan adalah :
Masyaallah , kenapa mata ini tidak mau kompromi...padahal materi luar biasa. Kucoba untuk tetap bertahan mengikuti materi. Kebetulan sinyal di tempat pak Khoiri juga kurang mendukung sehingga materi agak tersendat - sendat . Tapi tidak mengurangi esensi dari materi yang ingin disampaikan. Wow.. di group sudah meriah WA dari bu Ewi mengirimkan materi , makciih bu Ewi ...yang selalu cekatan dan terdepan .
Ada 13 strategi jitu yang disampaikan oleh Narasumber untuk tetap menulis meski dalam kondisi sibuk. Apa itu ? ini dia 👇👇👇
🌸🌸Tetapkan Niat Menulis
Segala sesuatu yang kita kerjakan tergantung pada niatnya. Begitu juga dengan menulis.
🌸🌸Rajin Membaca
Membaca dan menulis adalah satu paket yang tidak terpisahkan. Membaca membuka jendela dunia. Maka kualitas bacaan menentukan juga wawasan kita .
Banyak media bisa kita gunakan untuk mengabadikan momen sebagai bahan tulisan, Dengan menggunakan HP kita bisa memotret gambar kejadian , yang kapanpun kita bisa membuka kembali dan ingat akan kejadian tersebut.
Untuk menghasilkan karya maksimal , maka perlu prioritas waktu.
Menulis menjadi pasion tersendiri dan dalam kondisi apapun, baik lapang maupun sibuk.
Waktu luang sangat bisa dimanfaatkan untuk menulis. Hari - hari dimana kita tidak bekerja dan beraktifitas bisa digunakan unutk menulis.
Menulis yang saat ini sedang terjadi adalah hal yang sangat menarik dan mengalir. Jangan tidak tinggalkan jejak terhadap apa yang sedang dialami, karena itu akan menjadi kenangan indah dan membahagiakan ketika suatu saat membuka kembali.
🌸🌸Menulis apa yang dirasakan
L.P Hartley :Lebih baik menulis apa yang anda rasakan daripada menulis apa yang anda ketahui. Menulis apa yang anda rasakan itu identik dengan menulis bebas.
🌸🌸Menulis dengan riang
Menulis dalam keadaan bahagia akan jauh lebih mudah, karena gairah sedang menyala sehingga memiliki alur pemikiran yang jauh lebih jernih dan lancar.
🌸🌸Menulis banyak
🌸🌸Membuat Motto Dahsyat
Bagi saya sebuah "Motto" adalah semangat pencapaian. Dengan adanya motto membawa energi tersendiri, sehingga membutuhkan motto yang dahsyat dan luar biasa dengan harapan membawa motivasi yang hebat dan pencapaian yang maksimal.
🌸🌸Menulis dengan doa
- Jika anda investasi tulisan , anda akan memanen buah tulisan.
- Makna jariyah yang akan selalu mengalir setiap waktu
- Kontinyuitas dalam pengetahuan
Ursula K. Leguin
" Writing makes no noise, except groans, and it can be done everywhere, and it is done alone".
Richard Peck
" Writing is comunication, not self expression"
Mark Earnst
" All good ideas arrive by chance"
Setelah melalui banyak drama, raga yang mulai rapuh , jiwa yang mulai lunglai saya bisa menyelesaikan tulisan ini. Semoga drama - drama itu tidak datang kembali dan bangkit raga ini dengan kondisi fiksnya.
Spesial Note :
Semua orang pasti memiliki kesibukan , dan bisa jadi itu adalah sebuah alasan untuk tidak menulis.
Tinggal eksekusi ada pada kita , untuk memilih " kalah" dengan tidak melakukan sesuatu, atau "menang" dengan sebuah pencapaian yaitu berupa tulisan.
Yogyakarta , 6-7 September 2021
Nur Hayati
Resume 25
Narasumber : Much . Khoiri
Narasumber : Om Jay
Pertemuan : 6 September 2021














Lengkap. Rapi dan menarik 👍👍
BalasHapus