Nikmat mana lagi yang telah engkau dustakan ?
Hari ini menjadi hari yang luar biasa , kenapa ? Serasa dilempar batu besar, kaget dan sekaligus sakit sekali , ketika jagoan kecil saya membawa buku tugas sambil bilang :
" Mami...sibuk ya ? dari tadi Mami bekerja, Mas Haniif maunya ditemeni Mami pas ngerjain tugas , ya sudahlah Mas Haniif kerjain sendiri, tapi nanti kalau Mami gak sibuk tolong dikoreksi ya Mi......".
Jleb, dada berdegup kencang, langsung dech saya peluk. Seperti tertampar, panas sekali...Maafin Mami ya nak , bukan ibu yang baik...batin hati ini . Akhirnya , saya hentikan membuka Laptop , ditunda dulu dech mengikuti kelas online malam ini, masih ada waktu. Karena saya tidak ingin menyesal...
Hari ini memang padat sekali , diawali rakord pagi dilanjutkan dengan Lokakarya bersama LPMP sampai pukul 15.00 berhenti sejenak karena Sholat Jum'at. Jam 16.00 ada Virtual Penerjunan Mahasiswa PLP 2 dari Universitas Ahmad Dahlan yang bermitra dengan sekolah kami. Praktis sampai mendekati sholat Maghrib , saya tidak ada kesempatan ngobrol dengan anak. Yang selama ini menjadi Quality Time saya bersama jagoan kecil yang duduk di kelas 3 Sekolah Dasar. Mensyukuri nikmat sempat ( waktu ) dengan tanpa meninggalkan keluarga. Ternyata... anak kecil ini jauh lebih bijaksana dibanding saya , orang dewasa. Makasih Sholehnya Mami....😘
Alhamdulillah malam ini melengkapi syukur saya akan waktu dan sehat, karena masih bisa bergabung dengan komunitas menulis yang luar biasa meski sedikit tertunda. Pertemuan kali ini mengambil tema istimewa, karena tentu menjadi impian setiap penulis, tak terkecuali penulis pemula seperti saya yaitu Menjadi Penulis Buku Mayor. Pelatihan kali ini dipandu oleh Mr Bams sebagai Moderator, pasti menarik nich. Dan Narasumber hebat bapak Joko Irawan Mumpuni.
Sebelum kelas dimulai , seperti biasa Moderator membuka pelatihan dengan berdoa. Setelah berdoa sebelum memperkenalkan Narasumber, Mr Bams menyampaikan beberapa hal untuk peserta :
1. Nikmati kelas ini dengan bahagia, tersenyumlah agar imun bertambah.
2. Sediakan air minum juga cemilan agar tambah bahagia...(waduh pas banget nich..😀)
3. Siapkan pertanyaan, kirim ke *088809405468* sebutkan nama dan asal.
4. Nikmati materi dari narasumber dengan antusias.
Dan dilanjutkan dengan memperkenalkan profil bapak Joko 👇:
Ternyata malam ini memang istimewa, karena Narasumbernya adalah Direktur dari Penerbit Mayor ( Penerbit ANDI ). Beliau sudah hampir 20 tahun berkecimpung di dunia penerbitan. Pak Joko menyampaikan kalimat pembuka dalam materinya adalah pertanyaan banyak penulis:
👉 Apa syaratnya agar tulisan kita bisa diterbitkan oleh penerbit Mayor ? ( betul sekali , saya berfikir begitu..😄, ketebak nich..).
👉Apa kriteria dari Penerbit Mayor ?
👉Mengapa penulis merasa bangga jika karyanya diterbitkan oleh penerbit Mayor ?
👉Naskah buku sepeti apa yang bisa diterbitkan ? dan masih banyak pertanyaan yang lain.
Narasumber menjadikan pertanyaan dari banyak penulis sebagai bahan untuk menyampaikan materi malam ini . Wajar kalau banyak penulis merasa bangga ketika karyanya diterbitkan oleh penerbit Mayor , karena naskah karyanya akan dikelola lebih proffesional,penerbit Mayor biasanya punya fasilitas lebih baik, modal , percetakan , SDM serta jaringan pemasaran yang lebih luas. Agar karyanya bisa diterima , harus melalui seleksi yang sangat ketat.
Penerbit adalah lembaga profitable yang mencari keuntungan untuk bertahan hidup dan berkembang sehingga karyawan sejahtera, komsumen puas dalam jangka waktu yg tidak terbatas. oleh karena itu Penerbit boleh dikatakan industri. Naskah yang masuk pun akan dianggap sebagai bahan baku output industri, jika bahan baku bagus maka akan menghasilkan produk yang bagus pula. Oleh karena itu para penulis dan calon penulis harus paham cara berfikir industri penerbitan agar naskah tidak ditolak. Beliau mengenalkan ekositem Industri Buku seperti berikut👇
Atau kalau disederhanakan 👇
Nah sekarang naskah seperti apa yang bisa diteriama penerbit? Adalah naskah yang bisa dijadikan buku dan bukunya laku terjual..
Naskah diterima ataupun ditolak,seperti apa?👁️🗨️Naskah yang diterima adalah tema naskah yang mengikuti trend kekinian.
contoh tema tersebut adalah:
Selanjutnya jika thema telah bagus, penerbit akan mengecek REPUTASI penulisnya, salah satu dapat ditelusuri dari Google Schoolar.Selanjutnya Penerbit akan menentukan oplah tinggi jika buku itu dinilai mempunyai market lebar dan lifesycle panjang. Life cycle panjang artinya buku itu akan tetap relevan dimasa yang akan datang dalam waktu yang panjang.
Selanjutnya yang didapatkan oleh seorang penulis adalah:
📌Peningkatan Finansial
📌Peningkatan karier
📌Kepuasan batin
📌Reputasi
Penulis yang disukai penerbit :
✅ IDEALIS sekaligus INDUSTRIALIS
Kemudian Pak Joko menyerahkan waktu kepada Moderator. Materi kali ini begitu luar biasa, ditunjukkan dengan antusiasme para peserta dalam bertanya.
Rangkuman dari sharing tersebut dalam bentuk jawaban adalah sebagai berikut:
✍️Visi penerbit ANDI adalah IKUT SERTA DALAM MENCERDASKAN BANGSA. Jadi selama buku itu mencerdaskan baik teks maupun non teks tetap kami terbitkan.
✍️Tentang Royalty
-ANDI Pnerbit Mayor, ada sebagian peserta disini sudah merasakan Royalty dari kami ANDI. namun kami belum puas dengan besar royalty yg kami berikan, walau jumlah totalnya sudah ratusan juta.
✍️Trik agar naskah diterima:
1.bersahabatlah dengan penerbit, dengan penulis-penulis yang sudah berhasil tembus penerbit mayor.
2.Diskusi, bertanya.. maka jawaban2 itu akan kita dapatkan dari sana.
✍️Syarat Penulis baru bisa diterima naskahnya :
Jika temanya sangat kuat dan belum ada pesaing dipasaran maka penerbit akan berani menerbitkan walau penulisnya belum punya reputasi. Namun dapat juga berpangan menulis dengan penulis yng sudah punya reputasi.
✍️Kiat menentukan outline:
1. Temukan themanya
2. outline bisa mengambil dari kombinasi beberapa buku yang telah terbit.
3. Saran carilah outline2 buku bahasa asing yang dengan mudah didapat dari google play book.
Sebagai penutup dari materi ,Narasumber menyampaikan beberapa slide Motivasi ,saya mengambil salah satu diantaranya yang sangat menginspirasi saya 👇
Kesan yang mendalam dan menarik tentang materi malam ini adalah Luar biasa inspiratif,tertata jelas dan membuka cakrawala ketidak fahaman tentang penerbit Mayor.
🌴🌷Special Note:
-Menulis memang tidak mudah ,menulis tidak sederhana dan menulis sesuatu yang berat...tetapi tidak ada yang tidak mungkin ditaklukkan,jika kita "mau"...dan kita sudah berada di tempat yang tepat...Komunitas Belajar Menulis Gelombang 20 yang kereennnn....
Semangattt Gaesss.....💪💪💪
Sleman,6 Agustus 2021
Nur Hayati
Resume. : ke 12
Pertemuan: ke 12


Selalu dengan tampilan resume yg mempesona, saya suka😊
BalasHapusMkaciih mbWinda syantiiikkk..cun tuk debaynya...belajar bareng ya say😘
HapusTulisannya mantap. Cantik.
BalasHapusTapi, pengantarnya juga mukul pembaca Emak2 yang merasa🤭🙏 seperti, saya.
Hehe..ho o jew Bund ciyuuuzzz...🤭🤭
Hapusbtw mkaciih comentnya....😊🙏🏽🙏🏽
Alhamdulillah selesai juga ya bun.. paket komplit lg... dpt bonus nemenin Mas Hanif. Sehat2 selalu ya bun..
BalasHapusyesss..betul mbaksay...aamiin doanya..saling mendoakan 😊🙏🏽🙏🏽
HapusOh Dilan....
BalasHapusBiarkan kami jg yg ikut Menulis buku
He he he yesss ...😀💪💪💪
HapusIsi yang padat dan jelas. Point point yang selalu ditandai dengan emoticon yg menarik khas sekali. Ini sambil sibuk. Gimana santainya ya ? Kereen
BalasHapusHehe mkaciih Beib, sehitt n happy selalu ya Ms juara...tq dah mampir😘👍👍👍
HapusResumenya lsangat engkap dan cetar membahana mom
BalasHapusMkaciih momsay💪💪😘
HapusResume yg khas dan unik dengan di tambah ikon2 yg menarik mata para pembacanya.keren
BalasHapushehe mkaciih pak🙏🏽🙏🏽🙏🏽
HapusEmoticon yg mencuri perhatian
BalasHapushehe..mkaciihh🙏🏽
Hapus